Tim Kreatif
Tim Kreatif
6 Views

Desa Hila merupakan salah satu desa yang menyimpan kekayaan sejarah maupun budaya tidak kalah menariknya dengan daerah lain di Indonesia. Salah satu keunikan desa Hila adalah merupakan titik nol jalur rempah dunia yang ada sejak bangsa Portugis ingin mengambil rempah-rempah di negeri Hila kecamatan Leihitu Maluku Tengah. Hal ini dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno ketika berkunjung ke Desa Hila kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Minggu (11/09/22). Kunjungan ini Menparekraf ini dalam rangka Anugerah Desa Wisata tahun 2022 dan didampingi Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Sadeli Ie dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku R. Affandy Hassanusi berserta pejabat lainnya.

“Ada juga jalur sutera akan tetapi desa Hila merupakan titik nol jalur rempah dunia dan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih banyak sejarah tentang kekayaan budaya di Indonesia khususnya di provinsi Maluku. Apresiasi kami untuk Kelompok Sadar Wisata dan Pemerintah Daerah,” kata Sandiaga. Dikatakan, peninggalan lain di desa Hila yakni sebiah benteng Amsterdam yang berdiri kokoh dipinggir pantai. Selain benteng Amsterdam ada juga terdapat Gereja Tua Immanuel yang dibangun oleh bangsa Portugis pada abad ke 16 dan merupakan bangunan gereja tertua di provinsi Maluku. Sedangkan kegiatan desa wisata ini bisa mengangkat perekonomian masyarakat dari sektor pariwisata dan menciptapkan desa wisata baru di negeri raja-raja ini”, ungkap Menparekraf Sandi Uno.

 

Penulis : HER
Foto : Tim Kreatif

Berita Informasi

Comments

    No comments