Tim Kreatif
Tim Kreatif
75 Views

Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Lambert C. Grijns mengunjungi Ambon selama 5 hari sejak hari Minggu 8 Februari 2021. Dalam kunjungan bersama istri, beliau menyempatkan diri berkunjung ke Amahusu tepatnya di Sanggar Booyratan yang dipimpin oleh Bapak Nico Tulalessy. Disini, beliau disambut dengan penampilan totobuang oleh pelaku seni totobuang, lalu menikmati hidangan sagu gula khas Amahusu.

Selain itu, beliau juga turut menyaksikan dan mencoba langsung proses pembuatan sagu gula dari awal hingga akhir. Tidak ketinggalan, Bapak Nico dan kolega mengajak beliau untuk bersama-sama belajar memainkan tifa dan totobuang. Setelah itu, Duta Besar bersama rombongan menuju ke Amahusu bagian atas untuk menanam bibit pala.

Penanaman ini sebagai simbol pelestarian lingkungan yang memang sudah selayaknya menjadi perhatian kita bersama. Pada penanaman bibit pala, Duta Besar didampingi oleh Jelisya W. G. Pirsouw dari Forum Anak Kota Ambon dan Kezia Arabelle Tulalessy dari LEBEBAE community. Dalam penuturan singkatnya, Duta Besar menyampaikan bahwa memang keadaan lingkungan harus diperhatikan dengan sebisa mungkin mengurangi penggunaan plastik.

Terkait pariwisata Maluku beliau menyampaikan bahwa alam Maluku sangat lah indah dan akan memberi kesan tersendiri ketika dikunjungi. Kendati pandemi covid – 19 masih menjadi salah satu kendala untuk mobilitas kepariwisataan, namun jangan sampai dijadikan penghalang untuk perkembangan pariwisata Maluku. Kehadiran Duta Besar Belanda untuk Indonesia difasilitasi lewat program BIPA (Bahasa Indonesia Untuk Penutur Asing) dari Pusat Studi Bahasa UNPATTI.

Penulis : MAK
Foto : MFJ, MDL

Berita

Comments

    No comments