Spice Islands Festival 2021 Sukses Digelar di Saparua

Tim Kreatif
Tim Kreatif
56 Views

“Rempah Maluku : Cita Rasanya Seng Ada Lawan”

Spice Islands Festival 2021 telah selesai digelar akhir pekan tanggal 19 dan 20 November yang lalu. Tahun ini tema yang diangkat bertajuk, “Rempah Maluku : Cita Rasanya Seng Ada Lawan”. Ini untuk kedua kalinya Spice Islands Festival digelar. Sebelumnya tahun 2020 di Benteng Belgica Banda Naira, tahun ini Pulau Saparua mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan. Pulau Saparua tepat dipilih karena nilai historisnya yang panjang terkait dengan era kolonialisme, yang bermuara dari motivasi para penjelajah Eropa menemukan rempah-rempah. Saparua adalah sentra perdagangan rempah-rempah di wilayah Lease (Haruku, Saparua, Nusalaut). Benteng Duurstede adalah saksi bisu romansa kolonialisme dengan cengkeh dan pala sebagai primadona utama.

Benteng Duurstede, Saparua
Benteng Duurstede, Saparua

Hari pertama pelaksanaan bertempat di Negeri Ihamahu, Kecamatan Saparua Timur. Disini digelar pameran produk UMKM dari hampir seluruh negeri yang berada di Pulau Saparua, diantaranya produk-produk kuliner seperti bagea kenari, sagu tumbu, sarut, sagu, serta adapula hasil produksi gerabah atau sempe dalam bahasa lokal. Hadir dalam pembukaan kegiatan adalah Wakil Bupati Maluku Tengah, Bpk. Marlatu L. Leleury, SE sekaligus memberikan sambutannya. Beliau menyambut antusias pelaksanaan festival ini di Saparua, sekaligus berharap agar festival ini tetap menjadi agenda tahunan. Turut hadir pula Kasubdit Pengelolaan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif RI, Ibu Diana Indriati, SE, MM.

Selain pameran produk UMKM, di hari pertama juga digelar bincang-bincang bersama pelaku usaha kuliner. Ibu Jun Manuhuttu pemilik rumah kopi Sibu-Sibu yang ada di Kota Ambon bersama dengan Mama Nyora (sebutan untuk Isteri Raja) Negeri Ihamahu duduk bersama dan berbagi cerita tentang usaha mereka melestarikan warisan rempah Maluku dalam bentuk produk kuliner. Rumah Kopi Sibu-Sibu terkenal dengan Kopi Rarobang, resep yang ditemukan dan dikembangkan oleh Almarhum suami Ibu Jun. Sementara Mama Nyora Ihamahu bercerita tentang usahanya memajukan UMKM Negri Ihamahu bersama kelompok Ibu-Ibu setempat. Demo masak oleh Chef Jürgen Domani dengan memakai rempah-rempah khas Maluku disertai dengan demo masak dari Ibu-Ibu dari beberapa negeri di Saparua menutup kegiatan di hari pertama.

Benteng Duurstede menjadi tempat pelaksanaan Spice Islands Festival 2021 di hari kedua, sekaligus tempat dilaksanakannya acara puncak. Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf RI, Ir. Rizky Handayani Mustafa, MBTM, turut memberikan sambutannya yang telah direkam sebelumnya. Tak ketinggalan pula, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Ibu Widya Murad Ismail turut memberikan selamat dan testimoni atas penyelenggaraan kegiatan ini. Meski berlangsung dalam proses perekaman, tetapi tidak menyurutkan semangat para peserta yang terdiri dari kaum milenial dari beberapa negeri, diantaranya dari Paperu, Tiouw, dan Saparua. Mereka menampilkan sejumlah tarian diiringi musik yang khas. Pentas seni musik dan tari malam itu ditutup dengan penampilan spesial dari Jones Wattimena, penyanyi lokal serta Mellyana Manuhutu, artis nasional berdarah Maluku.

Tayangan lengkap Spice Islands Festival 2021 dapat disaksikan di Youtube Channel Dinas Pariwisata Provinsi Maluku pada hari Sabtu, 27 November 2021, pukul 20.00 WIT (jam 8 malam).

 

Berita Info Terkini Informasi

Comments

No comments