WIG (Wings In Ground) Craft : Solusi Peningkatan Konektivitas Antar Kepulauan di Maluku

Tim Kreatif
Tim Kreatif
3 Views

Pada 2 Juni 2022, telah dilangsungkan pertemuan antara Gubernur Maluku, Irjen Pol. Murad Ismail dengan CEO dan Presiden Aron Flying Ship Ltd sebagai pabrikan pembuat kapal terbang berteknologi WIG (Wings In Ground) effect atau kapal terbang yang menggunakan efek diatas permukaan air. Hadir pula dalam pertemuan ini investor asal Australia, Tasageoby Group yang dipimpin oleh CEO nya, Stuart Janes. Selain itu, hadir pula Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGPP Maluku), Kepala BAPPEDA Maluku, Kepala Dinas Pariwisata Maluku, Kepala Dinas Perhubungan Maluku, serta Kepala Dinas PUPR Maluku. Inti dari pertemuan ini yakni untuk membicarakan try-out dan pengoperasian kapal terbang WIG di provinsi Maluku sebagai upaya dalam mendukung konektivitas antar kepulauan di Maluku guna mempromosikan sektor pariwisata dan potensi unggulan lainnya. Provinsi Maluku sebagai daerah kepulauan sangat membutuhkan investasi dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, Gubernur Maluku sangat mengapresiasi dan merespon dengan sangat baik agar program ini dapat diimplementasikan. Dalam mewujudkan tujuan-tujuan tersebut, maka direncanakan akan dibangun training center yang berbasis di Maluku untuk crew WIG Craft, dan sekaligus menjadi yang pertama di dunia. Lebih lanjut, Gubernur Maluku pada pertemuan ini telah memberi instruksi Kepala Dinas Pariwisata Maluku untuk menyiapkan seluruh kebutuhan sarana maupun prasarana agar dapat beroperasi di tahun ini.

Sebelumnya, pada 30 Mei 2022 lalu, Kepala Dinas Perhubungan, Tim dari Dinas Pariwisata Maluku, bersama dengan Tasageoby Group dan Aron Flying Ship Ltd telah melaksanakan peninjauan lokasi untuk membangun training school WIG Craft yang berlokasi di Latoka, Amahai, Kab. Maluku Tengah dan pelabuhan Marina, Masohi, Kab. Maluku Tengah. Sedangkan pada 31 Mei 2022, juga telah dilaksanakan pertemuan lanjutan sekaligus peninjauan lokasi di Ambon. Hasilnya, lokasi pengeringan yang diklaim milik rumah sakit Siloam sepanjang kantor PUPR Pengawas Jembatan Merah Putih sampai dengan RS Siloam diklaim sangat cocok untuk pembangunan WIG Craft Port. Dengan begitu, WIG Craft juga dapat membantu evakuasi pasien dari pulau-pulau kecil di Maluku.

Penulis : MJP / MAK
Foto : MJP

Berita Informasi

Comments

    No comments