Rumah Pengasingan Sjahrir merupakan salah satu situs sejarah yang berada di Banda Neira dan memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan perjuangan nasional Indonesia. Sutan Sjahrir, tokoh pergerakan nasional dan Perdana Menteri pertama Republik Indonesia, pernah menjalani masa pengasingan di Banda Neira pada masa pemerintahan kolonial Belanda. Rumah ini menjadi bagian dari jejak sejarah perjuangan dan kehidupan Sjahrir selama berada jauh dari pusat pergerakan.
Selama masa pengasingan, Sjahrir tetap aktif dalam kegiatan intelektual dan berinteraksi dengan masyarakat setempat. Kehidupannya di Banda Neira menjadi bagian penting dari perjalanan pemikiran dan perjuangannya dalam membangun Indonesia yang merdeka. Keberadaan rumah ini juga memperlihatkan bagaimana Banda Neira menjadi tempat persinggahan dan pengasingan sejumlah tokoh penting pergerakan nasional.
Saat ini, Rumah Pengasingan Sjahrir menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi di Banda Neira. Wisatawan dapat mengenal lebih dekat kisah perjuangan Sutan Sjahrir sekaligus melihat jejak sejarah masa pengasingan para tokoh nasional di Kepulauan Banda. Destinasi ini melengkapi kekayaan wisata sejarah Banda Neira yang dipadukan dengan keindahan alam, budaya, dan warisan sejarah kawasan tersebut.